Ketua TP-PKK Serahkan Insentif Kader Posyandu

Teluk Kuantan – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuantan Singingi, Hj Juita Alfis Sukarmis menyerahkan insentif dan bantuan lainnya untuk para Kader Posyandu yang ada di Kecamatan Sentajo Raya, Bantuan  dan insentif ini diserahkan dalam rangka memberikan pembinaan terhadap seluruh kader posyandu yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi, khusunya Sentajo Raya dan Kecamatan Benai, sehingga pelayanan kesehatan di tengah masyarakat bisa lebih di tingkatkan lagi.

“Semoga bantuan dan insentif ini bermanfaat bagi para kader posyandu di daerah ini,”kata Ketua PKK Hj. Juita Alfis Sukarmis saat menyampaikan sambutan di Sentajo Raya, Juita Alfis Sukarmis juga menghimabu para kaum Ibu TP-PKK Kecamatan se Kabupaten Kuantan Singingi beserta anggota agar dapat saling bekerja dengan sungguh-sungguh demi kemajuan dn kesejahteraan masyarakat Kuansing.

“Pada kesempatan ini, pemerintah telah memperhatikan Kader Posyandu yang ada di Kabupaten Kuansing dengan cara memberikan bantuan dan insentif bagi kader posyandu yang ada di Kuansing ini agar dapat melaksanakan tugas engan baik,” Ujarnya. Pemberian bantuan dan insentif oleh ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuantan Singingi Hj. Juita Alfis Sukarmis ini adalah untuk memberikan pembinaan kepada kepada kader posyandu di dua kecamatan ini. “Kita hanya menyerahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta menyerahkan insentif secara simbolis kepada Kader Posyandu Kecamatan Sentajo Raya dan Kader Posyandu Kecamatan Benai, semoga bermanfaat, katanya lagi.


Camat Usulkan Bantuan 600.000 Bibit Ikan

Camat Pangean, Novrion, SSos mengusulkan bantuan bibit ikan sebanyak 600.000 ekor untuk membantu 120 kepala keluarga (KK) yang ada di empat desa, masing-masing Desa Pasar Baru, Koto, Pulau Tengah, dan Pulau Kumpai. Pengusulan 600.000 bibit ikan ini, karena kolam milik 120 KK ini mengalami kekeringan pasca diperbaikinya seluruh irigasi Bendungan Pauh Pangean yang mengaliri sawah dan kolam ikan yang ada keempat desa tersebut.

“Akibat adanya rehab Bendungan Pauh Pangean, ada 120 KK yang kolam ikannya tidak di fungsikan, karena terkendala air. Makanya kami mengaharapkan kiranya Pemkab Kuansing membantu bibit ikan Nila sebanyak 600 ribu ekor,”Kata Camat Novrion SSos dihadapan Bupati Sukarmis dan masyarakat pada pelantikan empat kepala desa di Kecamatan Pangean. Sebanyak 120 KK yang memiliki usaha di sektor perikanan ini, memiliki ketergantungan terhadap saluran irigasi Pauh Pangean. Oleh karena itu, sudah terkendala usaha mereka ini sejak tahun lalu, tentu sekarang berharap bantuan dari Pemkab Kuansing melalui dinas terkait.

“Bendungan Pauh Pangean sudah hampir rampung. Dan memang sejak dilanda banjir bandang satu tahun lalu, sangat berdampak pada sektor perikanan di beberapa desa tersebut,”ujarnya lagi. Dari 600 ribu ikan yang diusulkan ini, masing-masing KK nantinya mendapatkan sebanyak 5000 ekor. Dengan telah hampir selesainya pekerjaan rehab bendungan ini, para petani ikan sudah bisa kembali berusaha untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

“Jadi, kami sangat berharap bantuan ini bisa bapak perkenankan, karena memang sangat membantu untuk meningkatkan perekonomian para petani kita itu,”katanya lagi. Menanggapi itu, Bupati H Sukarmis menginstruksikan Dinas terkait untuk memprioritaskan aspirasi tersebut, karena dinilainya, petani ikan di empat desa ini sangat berharap akan bantuan tersebut. “Tolong dinas terkait tindaklanjuti usulan ini,”katanya.


Inspektorat Sidak Disiplin Pegawai Kecamatan

Inspektorat Kabupaten Kuantan Singingi Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap pegawai kantor camat yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi. Sidak ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan memantau peningkatan kehadiran para pegawai yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi. Tim Inspektorat Kabupaten Kuantan Singingi melakukan sidak ke Kecamatan dan UPTD yang ada di seluruh kecamatan.

“Sidak ini penting di laksanakan adalah untuk melihat tingkat kehadiran pegawai dan kedisiplinan, “Ujar Inspektur Kabupaten Kuantan Singingi Hernalis SSos melalui Kassubag Umum Inspektorat, Suparman, ketika dijumpai pada saat melakukan sidak di Kecamatan Sentajo Raya. Menurutnya, sidak kali ini sengaja di pusatkan di kecamatan-kecamatan, seperti pegawai kantor camat dan UPTD. “Sengaja kita pusatkan di kecamatan-kecamatan serta UPTD yang ada di kecamatan, karena pegawai yang ada dikecamatan cukup banyak,”katanya.

Ditambahkan Suparman, sidak ini dilaksanakan supaya pegawai dapat mematuhi aturan-aturan yang ada serta dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, terutama masyarakat yang berurusan ke kecamatan, karena keperluan dari masyarakat untuk mengurus surat-surat ke kecamatan yang relatif banyak.

Disamping itu, sidak juga dilakukan agar dapat terciptanya pelayanan yang baik bagi masyarakat yang ada dikecamatan dan di kabupaten. “Karena selama ini, pimpinan sudah sering menghimbau supaya pegawai disiplin, makanya kita melakukan sidak hingga kekecamatan-kecamatan,”katanya lagi (HMS).


Kedepan, Setiap Acara Pendiangan Jalur akan Diputar Film Pembangunan

TELUK  KUANTAN – Direncanakan, Humas Setda Kuansing kedepan pada setiap ada acara mendiang jalur, akan memutar film yang bertemakan pembangunan yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Film ini merupakan kegiatan selingan (tambahan, red) yang sengaja diputar sebelum acara mendiang jalur dimulai.

Perdana pemutaran film yang bertemakan pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi ini, telah dilakukan di Desa Pulau Mungkur, ketika Bupati Kuansing H Sukarmis menghadiri acara pendiangan jalur desa tersebut, Senin malam (9/12) lalu.

Film ini disaksikan langsung oleh masyarakat yang hadir begitu juga para pejabat Pemkab Kuansing yang hadir pada acara itu. “Kita sengaja memutar film yang berisikan tema-tema pembangunan yang sudah dilakukan oleh Pemkab Kuansing untuk dapat dilihat oleh masyarakat. ujar Kabag Umum Setda Kuansing Yulius Darwis, S, Sos, M.Si didampingi Kasubag Humas Hevi Heri Antoni, S. Sos.

Dengan diputarnya film-film yang bertemakan berbagai macam program dan pembangunan yang sudah dilaksanakan Pemkab Kuansing ini, diharapkan masyarakat lebih mengetahui dan memahami program dan pembangunan apa saja yang sudah dilaksanakan Pemkab Kuansing.

“Terkadangkan informasi pembangunan tidak sampai seutuhnya kepada masyarakat, melalui media pemutaran film inilah salah satu solusi wahana informasi kepada masyarakat atas kerja dan program-program pembangunan yang telah dilaksanakan Pemkab Kuansing.

“Saya juga minta kepada teman-teman jajaran humas untuk selalu menampilkan informasi-informasi terbaru dan lengkap mengenai pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Kuansing sehingga masyarakat juga dapat menyaksikan pembangunan yang dilakukan Pemkab Kuansing secara utuh,” harap Kabag Umum. (HMS)



Pemkab Desak Perbaikan Jalan Provinsi

Bupati H. Sukarmis mendesak Pemerintah Provinsi Riau supaya memperbaiki jalan provinsi yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi. Pasalnya, ruas jalan provinsi sepanjang 65 kilometer yang menghubungkan Teluk Kuantan-Cerenti kondisinya rusak parah. “Jalan provinsi di Kuansing sangat rusak parah dan memprihatinkan, kita minta jalan ini di perbaiki agar akses transportasi bisa lancar di Kuansing,”Kata Bupati Sukarmis saat menyampaikan sambutan pada acara koordinasi pimpinan daerah di Pekanbaru. “Ia menilai, perbaikan ruas jalan yang rusak di Kuansing terkesan asal-aslan dan tidak serius. Pasalnya, banyak pekerjaan perbaikan jalan di sepanjang ruas jalan Teluk Kuantan – Cerenti, usai di gali, lalu dibiarkan tanpa dilakukan pengaspalan.

Pekerjaan perbaikan banyak, tapi ruas jalan yang rusak hanya di gali, dan tidak di aspal. Inikan percuma, bahkan menambah kerusakan jalan,”Ujar Bupati Sukarmis yang sudah cukup lama kecewa melihat perbaikan jalan Provinsi di Kuansing ini. Dari pantauan kami, ruas jalan Provinsi sepanjang 65 kilometer ini memang dalam kondisi rusak berat, seperti yang terdapat di Desa Pulau Komang Sentajo, Muaro Sentajo, Koto Sentajo, Teratak Air Hitam, Jalur Patah, Sako Pangean, Pasar Baru Pangean, Pulau Kitjang dan Pulau Beralo.

Selain itu, kondisi ruas jalan provinsi yang paling parah juga terdapat di sepanjang Kecamtan Inuman dan Cerenti. Kondisi jalan provinsi ini berlubang dan bergelombang. Disamping itu, pekerjaan galian yang dilakukan di ruas jalan yang rusak kondisi juga sangat memprihatinkan. Informasi yang di peroleh, sudah sangat banyak warga yang melintas di sepanjang ruas jalan ini mengalami kecelakaan, bahkan dikabarkan ada yang meninggal. Buruknya kondisi jalan Provinsi di Kuansing, dinilai juga menjadi penyebab tingginya angka kecelakaan di jalan raya.

menanggapi buruknya kondisi jalan provinsi diKuansing, Anggota DPRD Kuansing, Erdison menilai, kerusakan ruas jalan provinsi yang berada di Kuansing, terutama yang menghubungkan Teluk Kuantan-Cerenti-Indragiri Hulu berada dalam kondisi kritis. “Jalan ini sudah tua, ditambah lagi bangyak mobil yang melebihi kapasitas melintas disepanjang jalan, ini tentu akan semakin menambah derita jalan. Kalau tidak segera di perbaiki, tentu jumlah ruas jalan yang rusak akan terus bertambah. Kondisi ini memang tidak bisa di biarkan, karena sangat membahayakan bagi keselamatan pengendara, desaknya juga. (hms)


Bupati Bahas Solusi Peti

Bupati H. Sukarmis menyampaikan persoalan maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi dalam rapat forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) tingkat Provinsi Riau dan di hadiri forkopimda Kuansing yang dilaksankan di Pekanbaru. Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di negeri jalur ini meminta solusi  terhadap persoalan PETI di Kuansing. Pasalnya, aktivitas yang merusak lingkungan ini sudah sangat marak diKuansing dan dibutuhkan perhatian dari Pemprov Riau untuk menyelesaikan persoalan ini.

Dari data ysng di sampaikan Bupati Sukarmis, sekurangnya ada sekitar 845 unit kapal PETI yang beroperasi di sepanjang Sungai Kuantan. Melihat maraknya aktivitas PETI ini, diharapkan Pemprov Riau beserta Muspida membantu pihaknya untuk  menertibkan dan mencarikan solusi untuk persoalan ini. “Kami minta Pemprov Riau beserta Muspida membantu mencarikan solusi terhadap persoalan PETI di Kuansing, seperti apa solusi yang terbaik,” ujar Bupati Sukarmis di hadapan pejabat Gubernur Riau, Djoharmansyah Djohan beserta Muspida dan kepala Daerah lainnya se-Riau.

Upaya penertiban yang telah dilakukan pihaknya sudah maksimal, mulai melakukan himbauan secara lisan, tulisan, pendekatan persuasif hingga melakukan tindakan keras, seperti membakar, mengusir, dan menenggelamkan kapal-kapal yang digunakan untuk aktivitas tersebut. Ia mencontohkan, seperti pada saat penertiban PETI di wilayah Hulu Kuantan, pihaknya bersama aparat yang ada saat intu melakukan penertiban dengan cara membakar, justru mendapat perlawanan dari sejumlah masyarakat. “Jadi, sekarang kita minta solusinya seperti apa,”ujarnya.

Menanggapi aspirasi dari Bupati Sukarmis, Penajabat Gubernur Riau Djoharmansyah Djohan menegaskan, bahwa persoalan PETI tidak bisa dibiarkan merajalela, untuk menertibkan menurutnya, memang harus ada tindakan. “Kami dari Pemprov Riau tidak akan angkat tangan dengan persoalan ini, dan persoalan ini tidak bisa di biarkan,”katanya. Sementara itu, Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono juga menilai persoalan PETI di Kuansing adalah persoalan serius, Ia menyarankan supaya dilakukan pencegahan dari dini dengan pendekatan persuasif, sehingga tidak muncul aktivitas-aktivitas PETI baru dan jumlah PETI tidak bertambah.

Usai pelaksanaan Pilgubri di Riau, di tegaskan Kapolda, bahwa pihaknya akan mengerahkan kekuatan besar untuk menangani persoalan PETI di Kuansing. Dan ia menyarankan, supaya Pemkab Kuansing melakukan pendekatan-pendekatan kepada semua element masyarakat dan mensosialisasikan bahaya melakukan aktivitas merusak lingkungan ini. (Hms)


Siswa Diminta Hindari Seks Bebas dan Narkoba

KUANTAN MUDIK (RP)- Ketua DPD KNPI Kuantan Singingi (Kuansing), Andi Putra SH meminta agar para pelajar di SMAN 1 Kuantan Mudik untuk menghindari pergaulan bebas apalagi seks bebas dan narkoba. Menurut Andi, pelajar adalah ujung tombak untuk mengatakn tidak pada seks bebas supaya terhindar dari penyakit HIV / AIDS. Karena penyakit ini biasayanya di tularkan akibat seks bebas dan narkoba.

Hal tersebut disampaikan Andi Putra saat menjadi inspektur upacara di SMAN 1 Kuantan Mudik dalam peringatan hari HIV / AIDS se-Dunia yang di taja OSIS SMAN 1 Kuantan Mudik. Upacara yang dipusatkan di lapangan SMAN 1 Kuantan Mudik ini di hadiri kepala SMAN 1 Kuantan Mudik, Yusrizal beserta majelis guru, UPTD Kesehatan, Awaluddin, pengurus KNPI Kabupaten dan ratusan siswa dan siswi SMAN 1 Kuantan Mudik.

Ditambahkan Andi Putra, pengetahuan tentang bahaya seks bebas dan narkoba harus di ketahui sejak dini. Hal ini untuk menghindari generasi muda, terutama Siswa dan Siswi SMAN 1 Kuantan Mudik dari bahaya penyakit yang sampai saat ini belum ada obatnya dan bisa berujung pada kematian. “Untuk itu saya harapkan, peringatan hari HIV/ AIDS Sedunia ini jangan diperingati secara berlebihan dan gembira, tapi peringatilah dengan meningkatkan pengetahuan kita akan bahaya seks bebas dan narkoba,”ujarnya.

Disampaikan juga, penyakit HIV/AIDS ini tidak hanya ada di Indonesia, namun ada di seluruh dunia. Untuk itu dirinya meningatkan, agar generasi muda Kuansing jangan sampai terjerumus ke hal-hal yang negatif. “Belajarlah dengan semangat, agar menjadi pemuda dan pemudi yang bisa di andalkan kedepan, “ajaknya. (Hms)


Tiga Unit Jembatan Dibangun 2014

Memperlancar arus transportasi barang dan jasa guna menggesa kemajuan dan peningkatan ekonomi masyarakat, pada tahun 2014 mendatang, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kuantan Singingi bakal membangun tiga unit jembatan baru. “Jembatan dibangun itu berada dikawasan-kawasan pinggiran yang memang sangat di perlukan masyarakat, dan merupakan aspirasi warga setempat sejak lama, “Ujar Kepala Dinas BMSDA Kuantan Singingi, Azwan SSos.ST.

Tiga unit jembatan yang akan dibangun itu adalah jembatan Sungai Tiu di Kecamatan Pucuk Rantau. Jembatan ini akan memperlancar transportasi ke Desa Muara Petai dan Setiang yang memang cukup jauh dari pusat Kecamatan dan Kabupaten. Namun mengingat jembatan yang akan di bangun cukup panjang lebih kurang 50 meter untuk tahap awal akan di bangun pondasi atau jembatan bagian bawah dengan dana sekitar Rp. 2,1 Miliar.

Kemudian jembatan Sungai Tengkalak yang berada dari Simpang Handoyo kawasan Ekstran Kecamatan Singingi, Jembatan dengan panjang lebih kurang 25 meter tersebut akan di alokasikan dana sebesar Rp. 2,6 Miliar dan jembatan Sungai Air Dalus di Desa Serosa Kecamatan Singingi dengan panjang 20 meter. ”Untuk pembangunannya di butuhkan dana sebesar Rp. 2.4 Miliar. Ketiga jembatan ini mendapat prioritas untuk di bangun pada 2014 mendatang,”ujarnya.

Menurutnya, pembangunan 3 unit jembatan ini memang tak terhindarkan, pasalnya ketiga jembatan tersebut sangat penting bagi urat nadi warga desa-desa yang melalui ketiga jembatan tersebut. Untuk jembatan Sungai Air Dalus dan Sungai Tangkalak akan di siapkan sekaligus pada tahun 2014 mendatang. Sementara jembatan Sungai Tiu terpaksa dilakukan secara bertahap. Untuk jembatan Sungai Tiu Bapak Bupati sebenarnya meminta agar disiapkan tahun 2014, namun melihat jembatan cukup panjang, kita lakukan 2 tahun anggaran,”paparnya. Dirinya khawatir, jika di paksakan untuk satu tahun anggaran, tidak akan selesai, dan pembangunannya terpaksa diluncurkan untuk tahun 2015 mendatang.(Hms Kuansing)


Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa Kab.Kuantan Singingi 2016

RUP Kabupaten Kuantan Singingi [Paket Penyedia] Kab.Kuantan Singingi 2016

Pemberitahuan Sekretariat LPSE

Kepada Seluruh Pengguna Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Kuantan Singingi diberitahukan bahwa terjadi gangguan layanan LSPE untuk sementara karena ada perbaikan pada server LPSE di Indonesia oleh Lembaga kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) berdasarkan pemberitahuan surat Nomor 5314/D.II.3/03/2016 tanggal 26 Maret 2016 Perihal Pengumuman Permasalahan Server LPSE di Seluruh Indonesia.. kepada pengguna LPSE diharapkan [...]

Teruntuk Ibu yang telah menghadirkanku sebagai Ibu

Tulisan ini ……………barangkali belum mampu menjadi obat dan pembalas atas setiap tetesan pengorbanan setiap ibu……belum mampu membalas setiap tetesan darah,keringat, air mata dan Asi yang sudah diberikannya Setiap wanita mesti menjadi ibu?? Dan apakah wanita yang mempunyai anak sebab anak tersebut terlahir dari rahimnya baru dikatakan sebagai ibu??? Peran seorang ibu sangatlah luas seluas samudra kasih sayangnya. [...]

PEMKAB (Humas Kuansing)Taja BIMTEK Kehumasan

Kebutuhan Masyarakat akan informasi terus meningkat akhir-akhir ini. Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. [...]

Masa – Masa SD Negeri 02

Kenang – Kenangan SD Negeri 02 Teluk Kuantan

Tingkatkan Sinergisitas, Instansi Vertikal Terima Bantuan Mobil Dinas

Tingkatkan Sinergisitas Instansi Vertikal di Kuansing dapat Kenderaan Operasional dari Bupati Penulis: Wirman Susandi print Instansi Vertikal di Kuansing dapat Kenderaan Operasional dari Bupati Bupati Kuansing, H. Sukarmis (tengah) berfoto bersama jajaran Dandim 0302 Inhu-Kuansing usai menerima mobil dinas, Senin (26/10/2015) siang. TELUKKUANTAN, – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Sukarmis memberikan kenderaan dinas bagi instansi [...]