Industri Pupuk

ndustri pupuk terutama pupuk organik merupakan indusri yang cukup potensial untuk dikembangkan. Penggunaan pupuk organik akan menjadi alternatif yang paling memungkinkan bila dilihat dari tingkat kebutuhan. Bila selama ini kebutuhan pupuk untuk usaha pertanian dan perkebunan mencapai 23 juta ton pertahun, diperkirakan pupuk organik dapat mengisi pasokan hingga 5% atau sekitar 1,15 juta ton pertahun.

Namun sayangnya usaha pupuk organik ini tidak terkluster secara terintegratif. Penggunaan pupuk organik dimasa mendatang akan semakin tinggi. Dugaan ini diperkuat oleh industri pupuk sintesis yang harus memenuhi permintaan eksport. Sehingga mengakibatkan permintaan pupuk dalam negeri akan meningkat. Analisis finansial berikut akan mendeskripsikan usaha pupuk organik tersebut dapat dikembangkan seoptimal mungkin.

Peluang Pasar

  • Penggunaan pupuk organik untuk usaha pertanian dan perkebunan sekitar 1,15 juta ton pertahun.

Kapasitas Produksi

  • 1.200 ton pertahun

Teknis

  • Skala usaha : 10.000 m2
  • Jumlah industri : 5 industri (kecil dan menengah)
  • Jumlah tenaga kerja : 25 – 50 orang

Perkiraan Modal Investasi

  • Rp. 100 juta per industri

Analisa Finansial

  • NPV : Rp.23.429.777
  • IRR : 10,1%
  • BCR : 5,87
  • BEF : 120 ton
  • ROI : 2,13
  • Payaback Period : 4 tahun
  • PI : 1,29