Sektor Argoindustri

Potensi Perkebunan

Potensi dan peluang investasi sub sektor Perkebunan diarahkan pada beberapa komoditas, terutama komoditas yang kurang mendapat perhatian. Adapun titik berat dari pengembangan dan pemberdayaan sub sektor Perkebunan adalah Karet, Kelapa Dalam dan Kelapa Sawit.

Karet merupakan komoditas ekspor yang cukup penting bagi Kabupaten Kuantan Singingi. Saat ini hanya dibudidayakan secara tradisional oleh penduduk berupa Karet Alam.

Kelapa Dalam merupakan komoditas ekspor yang cukup penting bagi Kabupaten Kuantan Singingi. Saat ini hanya Kelapa Dalam dibudidayakan secara tradisional oleh penduduk.

Kelapa Sawit merupakan komoditas ekspor andalan yang dijadikan bahan baku minyak goreng. Saat ini tengah diteliti untuk dijadikan bahan bakar kendaraan bermotor pengganti minyak bumi yang kini kian menipis. Komoditi Kelapa Sawit menjadi andalan bagi masuknya investasi ke Kabupaten Kuantan Singingi. Hingga kini jumlah investor yang berminat mengelola komoditas Kelapa Sawit masih sangat kurang.

Tiga komoditas utama di atas berpotensi besar untuk dikembangkan pada setiap kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi. Pola pengembangan yang banyak dilakukan adalah berdasarkan Pola Swadaya.

Potensi Agroindustri

Pengertian agroindustri sebagai komponen dari sistem agribisnis merupakan industri yang mengolah bahan baku dari hasil pertanian menjadi bahan setengah jadi atau barang jadi. Oleh karena itu agroindustri mempunyai peranan yang sangat penting karena pada umumnya mampu menghasilkan nilai tambah dari produk segar hasil pertanian.

Kemajuan teknologi agroindustri dewasa ini bahkan mampu mendorong ke arah diversifikasi produk untuk memenuhi kebutuhan manusia maupun pengguna lainnya atau meningkatkan pangsa pasar hasil olahan.

Tujuan agroindustri pengolahan hasil pertanian dengan teknologi tertentu, antara lain adalah untuk:

  • mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan manusia, baik selera maupun nilai gizinya.
  • memperpanjang masa simpan hasil pertanian yang mudah rusak.
  • memberi peluang bagi pergembangan industri.
  • menciptakan diversifikasi produk.
  • memperluas pangsa pasar.

Untuk perencanaan agroindustri yang efektif dan berkelanjutan maka perlu diperhatikan beberapa hal berikut:

  • Aspek produksi, yaitu harus mempertimbangkan ketersediaan bahan baku terutama dari kuantitas, kualitas dan kontinuitas.
  • Aspek pasar, yaitu harus mampu menyesuaikan dengan permintaan pasar yang berkembang secara dinamis.
  • Aspek distribusi, yaitu harus memperhitungkan perkembangan pesaing atau produk substitusinya.
  • Aspek teknologi, yaitu harus mampu berkembang mengikuti perkembangan teknologi yang lebih efisien.
  • Aspek manajerial yaitu diperlukan sumberdaya manusia yang mampu menjalankan manajemen agroindustri secara efisien.
  • Aspek sosial, yaitu harus mempertimbangkan pendaya-gunaan masyarakat dan merupakan sarana transfer dari teknologi dan bukan pesaing bagi tenaga kerja manusia.

Peluang investasi