Sambutan Bupati

pembangunanw

Selamat datang di website kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Website ini menyajikan informasi yang lengkap dan detil tentang profil daerah, potensi dan peluang investasi di daerah Kuansing.

Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, maka kami menampilkan berbagai informasi pelayanan publik. Dengan terselenggaranya situs resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi diharapkan segenap masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembangunan daerah dengan memberikan kritik dan saran membangun melalui situs ini.


PERUSAK MOBIL PEJABAT TERUS DIBURU

Perusak terhadap 17 unit mobil di Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, beberapa waktu lalu terus diburu oleh tim besar dari Polres Kuansing yang bekerjasama dengan Polres Sawahlunto Sijunjung. Dari 22 orang yang ditetapkan Polres Kuansing sebagai tersangka, dua diantaranya sudah ditahan dan sisanya dikabarkan lari ke wilayah Sumatra Barat. Saat ini, 20 orang yang diduga kuat pelaku perusakan ini terus diburu dibawah pimpinan Wakapolres Kuansing Kompol H. Haldun SH MH. Tersangka belum ada penambahan, sekarang masih terus diburu dan tim sudah bergerah sesuaidengan hasil pengembangan terhadap pemeriksaan saksi-saksi, kata Kapolres Kuansing AKBP Wendry Purbyantoro SH.

Kapolres menegaskan, kalau pihaknya akan terus berupaya menemukan dan menangkap pelaku perusakan terhadap 17 mobil itu. Oleh karena itu, pihaknya telah membentuk tim yang bekerjasama dengan Polres Sawahlunto Sijunjung. Kemudian Wakapolres Kuansing H Haldun SH MH yang dihubungi terpisah, mengatakan bahwa dirinya tengah berada dilapangan untuk mencari dan menemukan pelaku pengrusakan. “Kita terus memburunya, sekarang saya berada dilapangan bersama anggota, tambahnya”.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polres AKP Jon Sihite mengatakan bahwa saat ini jumlah tersangka bertambah menjadi 22 orang. Sedangkan 2 orang tersangka sudah mendekam diruangan tahanan Mapolres Kuansing. “Kalau TO nya sekarang sudah menjadi 22 orang, sedangkan yang ditahan sudah 2 orang,”katanya.

Dua orang yang sudah ditahan tersebut berinisial NF dan MI. Keduanya, kata Kasat, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara ditetapkan sebagai pelaku PETI. Mengenai apakah yang bersangkutan terlibat dalam kasus pengrusakan 17 mobil saat kejadian, akan terlihat setelah pemeriksaan lanjutan terhadap mereka dan calon tersangka lain yang terus diburu. Seperti diberitakan sebelumnya, pada saat berlangsung kegiatan penertiban PETI di Kecamatan Hulu Kuantan, telah terjadi aksi pengrusakan terhadap mobil-mobil anggota tim pada 17 unit kendaraan, baik kendaraan dinas plat merah milik Pejabat Pemkab Kuansing, Pribadi maupun Mobil Dinas Polisi dan Kejaksaan Negeri. (R.POS)



WABUP INSPEKTUR UPACARA HARI KEBANGKITAN NASIONAL

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) ke-105. Wakil Bupati Drs. H Zulkifli MSi bertindak sebagai Inspektur Upacara yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Komplek Pemda Kuansing. Selain di hadiri Wabup H Zulkifli, upacara peringatan Harkitnas ini juga dihadiri Sekda Drs Muharman MPd, Para Muspida, para Asisten, Kadis, dan Pegawai di lingkungan Pemkab Kuansing.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati H Zulkifli membacakan amanat tertulis Menteri Komunikasi dan Informasi RI Tifatul Sembiring. Disampaikannya, bahwa dengan memahami sejarah, maka akan meningkatkan etos kerja untuk mengisi kemerdekaan. Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional, semua pihak diajak Wabup untuk merenungkan perjuangan para pahlawan yang telah berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan RI.

“ Mari kita renungkan bagaimana perjuangan dan pengorbanan para pendahulu dalam melakukan berbagai upaya untuk mengusir penjajah dari Indonesia, semoga dengan momen harkitnas akan menjadikan Indonesia lebih maju dan mampu bersaing dengan negara lain, ( R. Pos)


MASSA TUNTUT PT CRS KEMBALIKAN LAHAN

Ratusan masyarakat Pangean yang tergabung dalam Koperasi Tani (KOPTAN) Perkasa, kembali kecewa setelah PT Citra Riau Sarana (CRS) kembali mengulur waktu untuk memberikan kepastian jawaban atas tuntutan masyarakat terhadap pengembalian hak atas tanah ulayat, pada saat dilaksanakannya perundingan lanjutan, yang dilaksanakan di Kantor DPRD Kuansing.

Sekitar pukul 09.30 WIB, ratusan massa ini bergerak dengan menggunakan sepeda motor yang di kawal dengan mobil Patwal Polres Kuansing. Mereka mendatangi DPRD Kuansing untuk menyaksikan proses perundingan antara PT CRS dengan KOPTAN Perkasa melalui juru rundingnya yang diwakili Drs Sarwanis Royrick MM dan didampingi sejumlah perwakilan masyarakat Pangean lainnya. Dalam pertemuan yang di pimpin Ketua DPRD Kuansing Muslim Ssos dan di hadiri Wakil Ketua Elpius, dan sejumlah anggota DPRD Kuansing lainnya dan juga Kepala Dinas Perkebunan H Wariman DW SP, menyimpulkan, bahwa tuntutan masyarakat Pangean yang menuntut 20 persen dari lahan 2.400 Hektare yang sebelumnya merupakan lahan garapan masyarakat sebelum tahun 1999 dan terhitung sejak tahun 2003, lahan tersebut sudah menjadi HGU PT CRS. Karena perusahaan belum berani mengambil keputusan, sehingga dalam waktu dekat perundingan akan dilanjutkan melalui mediasi DPRD Kuansing.

“Kita minta PT CRS menghadirkan orang yang bisa memberikan keputusan, dalam waktu dekat akan kembali kita panggil,”kata Muslim saat memimpin Hearing tersebut. Sayang, perundingan yang di mediasi oleh DPRD Kuansing ini tidak membuahkan kesepakatan, karena PT CRS tidak menghadirkan orang yang tidak bisa memberikan keputusan, akibatnya membuat sebagian besar masyarakat Pangean kecewa dan mengancam akan menduduki kantor DPRD Kuansing apabila tidak kunjung ada kepastian.

Ratusan massa yang sudah kecewa itu memilih untuk bertahan di Kantor DPRD Kuansing, namun setelah Ketua DPRD Kuansing Muslim Ssos menemui para pendemo, mereka akhirnya sedikit lega dengan informasi yang disampaikan wakil rakyat tersebut. Masyarakat yang tadinya meminta kepastian ketegasan DPRD Kuansing terhadap PT CRS apabila pada pertemuan selanjutnya tak juga menghadirkan pengambil kebijakan, Muslim memastikan, bahwa siapapun pihak yang hadir dalam perundingan nanti merupakan wakil CRS. “Kalau yang hadir tidak juga orang yang mengambil keputusan, maka saya yang akan mengusirnya nanti”, kata Muslim saat berdialog dengan masyarakat yang disambut dengan tepuk tangan. Hingga pukul 14.00 Wib, massa akhirnya bubar dan meninggalkan gedung DPRD Kuansing.

Oleh karna persoalan ini tak membuahkan kesepakatan, Irhayandi, salah seorang perwakilan masyarakat Pangean meminta agar PT CRS tidak melakukan Aktifitas apapun dilahan yang di sengketakan. “ini lahan yang bermasalah, kami minta supaya di status quokan menjelang ada penyelesaian, pintanya.

Rustam Efendi yang juga merupakan anggota DPRD Kuansing rela menanggalkan statusnya sebagai anggota dewan (pada waktu itu), hanya demi membela dan memperjuangkan masyarakat Pangean. Rustam yang juga memiliki darah Pangean ini menuntut kepada PT CRS supaya merealisasikan tuntutan masyarakat Pangean ini. “Dari awal saya tau persoalan ini, perusahaan harus mewujudkan keinginan masyarakat Pangean ini, katanya. Sebelumnya, pada saat dilaksanakannya hearing, anggota DPRD Kuansing asal Pangean H Nayarlis menyampaikan, bahwa sesuai aturan PT CRS harus memberikan 20 persen kepada masyarakat Pangean. Jika lahan yang sudah di tuntut masyarakat tersebut sudah ada legalitas, maka disarankannya, PT CRS supaya mencarikan lahan lain yang sudah menjadi kebun.

Menanggapi tuntutan masyarakat Pangean itu, Humas PT CRS, Aslan menjawabnya singkat, bahwa dirinya tidak bisa mengambil keputusan, sehingga pihaknya harus menyampaikan terlebih dahulu dengan pimpinan. Ia membantah, bahwa lahan inti PT CRS itu luasnya mencapai 2400 Hektare. Karena sesuai dengan data yang dimiliki, bahwa luas lahan inti PT CRS itu hanya 2.268 hektare. (Riau pos for Humas Kuantan Singingi).





Bupati Ingatkan Masyarakat, Jauhi Narkoba

Teluk Kuantan- Bupati Kuantan Singingi H Sukarmis kembali menegaskan bahwa dirinya tetap komit dan tegas dalam pemberantasan aksi PETI di Kabupaten Kuantan Singingi. Komitmen ini sangat perlu mengingat dampak yang dirasakan 20 hingga 30 tahun kedepan. “Kendati, upaya pemberantasan mendapatkan perlawanan dari masyarakat sehingga menyebabkan aksi pengrusakan terhadap 17 kenderaan dinas, [...]

Beri Nama Jalur Desa Pulau Kopuang “Lilitan Akar Bunga Merah”, Terkumpul Dana Rp 107 Juta

Teluk Kuantan- Acara mendiang jalur di desa Pulau Kopuang, Kecamatan Sentajo Raya, Kamis malam (16/5) berlangsung benar-benar meriah. Selain didukung oleh cuaca yang cukup cerah, dan diselingin oleh musik randai, acara ini juga dihadirinya ratusan warga Pulau Kopuang yang ingin menyaksikan jalur baru mereka di diang oleh Bupati Kuansing H [...]

Bersimbah Hujan, Bupati Tetap Galang Dana untuk Jalur Gumarang Putiah

Teluk Kuantan- Kendati diwarnai guyuran hujan yang sangat deras mulai dari datang hingga selesai acara, Bupati Kuantan Singingi H Sukarmis, tetap melakukan penggalangan dana terhadap Jalur Gumarang Putiah, Desa Seberang Taluk Hilir, Kecamatan Kuantan Tengah. Dari hasil penggalangan dana saat melayur jalur di desa ini, terkumpul dana Rp 64 juta. Bantuan ini diperoleh dari hasil [...]

MASSA TUNTUT PT CRS KEMBALIKAN LAHAN

Ratusan masyarakat Pangean yang tergabung dalam Koperasi Tani (KOPTAN) Perkasa, kembali kecewa setelah PT Citra Riau Sarana (CRS) kembali mengulur waktu untuk memberikan kepastian jawaban atas tuntutan masyarakat terhadap pengembalian hak atas tanah ulayat, pada saat dilaksanakannya perundingan lanjutan, yang dilaksanakan di Kantor DPRD Kuansing. Sekitar pukul 09.30 WIB, ratusan massa ini bergerak dengan menggunakan sepeda [...]

PEMKAB PERINGATI HUT SATPOL PP KE-63

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melaksanakan upacara untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), bertempat dilapangan Limuno Teluk Kuantan, Senin (6/5) Pada upacara peringatan HUT ke-63 Salpot PP ini, Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah Bupati H. Sukarmis yang dihadiri juga Kepala Kantor Satpol PP Riau Nizhamul, SE, MM. Ketua [...]

Gerak Jalan Santai HUT Satpol PP ke-63 Meriah

Teluk Kuantan- Gerak jalan santai bersempena Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-63 yang ditaja Kantor Polisi Pamong Praja Kuantan Singingi berlangsung meriah. Ribuan peserta mengikuti kegiatan tersebut, mulai dari PNS di lingkungan Pemkab Kuansing hingga kepada para pelajar yang ada di Teluk Kuantan. Berbagai hadiah menarik juga tersaji dalam gerak [...]